Home / Hukrim / Miliki 8 Ton Kayu Olahan Tanpa Dokumen, 9 Warga Bengkalis di Angkut Polisi

Miliki 8 Ton Kayu Olahan Tanpa Dokumen, 9 Warga Bengkalis di Angkut Polisi

Miliki 8 Ton Kayu Olahan Tanpa Dokumen, 9 Warga Bengkalis di Angkut Polisi
Ist
Sembilan terduga tindak pidana ilegal logging saat diamankan di Mapolres Bengkalis, Riau, Senin 4 Desember 2017 sekira pukul 21.00 WIB malam.

Bengkalis, Oketimes.com - Tim Gabungan Polres Bengkalis, berhasil mengamankan 9 pelaku tindak pidana ilegal logging di Pelabuhan I Kanjau Desa Kelemantan Barat Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis, Riau, Senin 4 Desember 2017 sekira pukul 21.00 WIB malam.

Sembilan pelaku Ilegal Logging itu, merupakan warga Kecamatan Bengkalis, berinisial NA (23) warga Desa Ketam Putih, AH (21) warga Desa Pematang Duku, LI (17) warga Desa Damai, MHN (16) warga Desa Pematang Duku, MN (32) warga Desa Penebal, SI (47) warga Sungai Kadung Desa Ketam Putih, NM (19) warga Desa Penebal, MZ (15) warga Desa Temeran dan AF (36) warga Desa Penebal.

Selain 9 pelaku ilegal logging, polisi juga turut mengamankan barang bukti kayu olahan yang diperkirakan sebanyak 8 ton kayu olahan tanpa dilengkapi dokumen yang sah. Berikut 6 unit sepeda motor, 5 buah gerobak dan juga 1 unit kapal motor.

Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni SIK melalui Paur Humas Polres Bengkalis Iptu Buha Purba saat dikonfirmasikan Rabu (06/12/2017) membenarkan adanya penangkapan 9 pelaku Ilegal Logging yang sudah diamankan Tim Gabungan pada Senin 04 Desember 2017 lalu sekira pukul 21.00 WIB malam.

Dijelaskannya, penangkapan terhadap 9 pelaku itu, dilakukan berkat adanya informasi dari masyaraka yang masuk ke Polres Bengkalis. Dimana di daerah Kelemantan Barat Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis, Riau, ada kegiatan diduga tindak pidana illegal logging.

Mendapat informasi tersebut, Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Andrie Setiawan SH, SIK bersama dengan Kasat Sabhara Polres Bengkalis AKP Basuki, dan beberapa personil Polsek Bengkalis langsung menuju ke lokasi. Tepatnya di Pelabuhan 1 (satu) Kanjau Desa Kelemantan Barat Kecamatan Bengkalis.

"Setibanya di lokasi, benar ditemukan kurang 8 Ton kayu olahan beserta 9 (sembilan) orang diduga pelaku beserta alat transportasi untuk mengangkut kayu tersebut," ujar Iptu Buha Purba.  

Dari hasil intrograsi petugas lanjut Iptu Buha Purba, para pelaku mengaku bahwa asal kayu tersebut diperoleh mereka berasal dari Kabupaten Meranti. Dan kayu olahan tersebut tidak dilengkapi dengan dokumen yang Sah.

Merasa cukup bukti atas tindak pidana Ilegal Logging, petugas langsung mengamankan 9 pelaku dan barang bukti dugaan tindak ilegal logging tersebut ke Mapolres Bengkalis, guna dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. (JR)

 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.