Home / Hukrim / Lagi, Polda Riau Gagalkan Peredaran Narkoba, 17 Kg Sabu dan 7 Kurir Diamankan

Lagi, Polda Riau Gagalkan Peredaran Narkoba, 17 Kg Sabu dan 7 Kurir Diamankan

Lagi, Polda Riau Gagalkan Peredaran Narkoba, 17 Kg Sabu dan 7 Kurir Diamankan
disediakan oketimes.com
Kapolda Riau Irjen Pol Drs Nandang, MH didampingi Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIk dan Wadir Ditres Narkoba Polda Riau AKBP Andri Sudarmadi, SIk, MH saat menggelar Konfrensi Persnya, Selasa (5/12/2017) siang di Mapolda Riau.

Pekanbaru, Oketimes.com - Kepolisian Daerah (Polda) Riau, melalui Tim Direktorat Resnarkoba, kembali berhasil menggagalkan upaya peredaran Narkotika jenis sabu Jaringan Internasional yang masuk ke wilayah kota Pekanbaru, selama dua hari berturut-turut sejak Sabtu 2 hingga Minggu 3 Desember 2017.

Upaya penggagalan peredaran Narkotika jenis sabu tersebut, setidaknya tim Ditresnarkoba Polda mengamankan sebanyak 17 Kilogram sabu dan mengamankan 7 orang pelaku yang diduga sebagai kurir di dua lokasi dan waktu yang berbeda.

"Lokasi pertama, petugas kita terlebih dahulu mengamankan 2 dari tiga orang tersangka dan barang bukti sabu sebanyak 5 Kg. Mereka ditangkap di wilayah Jalan Lintas Pekanbaru Dumai di KM 36 atau tepatnya di daerah kecamatan Kandis pada Sabtu 2 Desember 2017 sekira pukul 03.30 WIB," kata Kapolda Riau Irjen Pol Drs Nandang, MH dalam konfrensi Persnya, Selasa (5/12/2017) siang di Mapolda Riau.

Sedangkan untuk tersangka berinisial In lanjut Kapolda, pelaku berhasil kabur saat petugas melakukan penyergapan. Dimana pelaku kabur ke dalam kebun sawit, sehingga petugas mengalami kesulitan untuk melakukan pengejaran lantaran penangakapan dilakukan pada malam menjelang subuh pagi.

"Meski demikian, petugas kita berhasil mengamankan dua pelaku berikut barang bukti sabu sebanyak kurang lebih 5 Kg yang terbungkus rapi seperti kemasan daun teh sebanyak 5 kemasan. Untuk tersangka In, kita lakukan sebagai DPO," terang Nandang yang juga didampingi Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIk dan Wadir Ditres Narkoba Polda Riau AKBP Andri Sudarmadi, SIk, MH.

Usai dilakukan penangkapan dua dari tiga tersangka berikut barang bukti sabu sebarat 5 Kg yang sudah diamankan petugas, Kapolda Riau juga menyebutkan bahwa tim selanjutnya melakukan pengembagan penyelidikan yang akhirnya menemukan 7 pelaku kurir berikut 12 Kg sabu.

"Mereka ditangkap petugas saat melintas di Jalan Lintas Pekanbaru Minas KM 7 atau tepatnya di Simpang Bingung Kota Pekanbaru pada Minggu 3 Desember 2017 sekira pukul 23.15 WIB malam. Petugas menghentikan laju mobil yang digunakan berpenumpang 4 pelaku," papar Kapolda.

Saat digeledah lanjut Nandang, petugas menemukan 12 bungkus kemasan teh dari dalam sebuah karung goni plastik berisikan buah pisang mentah yang didalamnya juga berisikan kemasan sabu. "Modusnya agak sedikit unik, dimana barang bukti sabu dimasukkan dalam karung goni berisikan buah pisang mentah," ulas Kapolda.

Terkait penangkapan 17 Kg Sabu dan 7 kurir yang diamankan, Kapolda Riau menyebutkan untuk saat ini masih dalam proses pengembangan penyelidikan dan peyidikan lebih lanjut. Dimana Tim Ditresnarkoba Polda Riau masih melakukan pengembangan untuk mengungkap para pelaku termasuk siapa pemesan dan pemilik barang yang membahayakan tersebut.

"Biarlah kita berikan petugas kita bekerja dulu, karena pengungkapan ini masih perlu dilakukan pengembangan lebih lajut, dari siapa dan untuk siapa," pungkas Jenderal Bintang Dua ini.

Sebagai data tambahan lanjut Kapolda Riau, jaringan peredaran Narkoba jenis sabu tersebut diduga jaringan internasional yang diduga berasal dari Negara Malaysia. Dimana masuknya jaringan ini diduga melintasi perairan laut dengan menggunakan Speedboat dan memasuki jalur pelabuha tikus di wilayah Riau. "Tujuan utamanya barang tersebut diduga akan diedarkan di wilayah kota Pekanbaru," tandas Kapolda Riau.

Dari hasil pantauan di acara konfrensi Pers yang digelar Polda Riau, selain mengamankan 17 Kg sabu dan 7 kurir, terlihat dua mobil yang digunakan juga turut diamankan. Kedua mobil tersebut antara lain 1 Unit mobil Avanza Warna Hitam dan 1 Unit mobil merk Honda Mobillio warna Putih bernopol BM 1183 RT. (ars)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.