Home / Hukrim / Polres Rohil Lepas 1199 Personil Amankan Pemilihan Penghulu Serentak 2017

Polres Rohil Lepas 1199 Personil Amankan Pemilihan Penghulu Serentak 2017

Polres Rohil Lepas 1199 Personil Amankan Pemilihan Penghulu Serentak 2017
Humas Polres Rokan Hilir For Oketimes.com
Penerjunan personil tersebut diketahui, setelah Waka Polres Rokan Hilir memimpin Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pemungutan Suara dalam rangka pemilihan Penghulu serentak se-Kab Rohil tahap II tahun 2017, Senin (4/12/2017) sekira pukul 09.00 wib bertempat di halaman apel Mapolres Rohil.

Ujung Tanjung-Rohil, Oketimes.com - Guna mengamankan pelaksanaan pemilihan Penghulu Serentak 2017 di Kabupaten Rokan Hilir, Riau, sebanyak 1199 Personil Polres Rohil, diterjunkan untuk melakukan pengamanan di sejumlah tempat-tempat TPS yang ada Rohil.      

Penerjunan personil tersebut diketahui, setelah Waka Polres Rokan Hilir memimpin Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pemungutan Suara dalam rangka pemilihan Penghulu serentak se-Kab Rohil tahap II tahun 2017, Senin (4/12/2017) sekira pukul 09.00 wib bertempat di halaman apel Mapolres Rohil.

Bertindak sebagai pimpinan apel, Waka Polres Rohil, Kompol Dr. Wawan SH MH, perwira apel, Kasat Binmas Polres Rohil, AKP Ali Suhut, Komandan Apel, Ipda A Ruben, Para Kabag, Kasat, para Kapolsek jajaran.

Selanjutnya, Kaden B Sat Brimob Pelopor Manggala Juction, Kadis Pemdes, Ketua Panitia Pilpeng Tahap II tahun 2017, peserta upacara terdiri dari gabungan personil Polsek jajaran, Polres Rohil, para Bhabinkamtobmas, Sat Brimob Den B Pelopor Manggala Juction dan Sat Polair Polres Rohil.

Pada kesempatan itu, Waka Polres Rohil, Kompol Dr Wawan SH MH membacakan amanat Kapolres Rohil, menyampaikan bahwa, pelaksanaan puncak pesta demokrasi dalam rangka pemilihan penghulu serentak Se-Kabupaten Rohil tahap II tentunya akan memberikan dampak terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Adapun dampak yang ditimbulkan tidak hanya bersifat positif tetapi juga negatif, hal ini dapat terwujud dalam  bentuk potensi gangguan ambang sampai gangguan nyata.

"Dalam berdemokrasi harus disikapi dengan penuh kedewasaan dan kematangan berfikir serta bertindak, sebagai sebuah sistem politik akan dapat berjalan efektif dalam pengelolaan kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Kapolres yang dibacakan Waka Polres.

Sebagaimana diketahui, pelaksanaan pemilihan penghulu serentak Se-Kab Rohil, berjumlah 18 Kecamatan, 95 Kepenghuluan, 163.013 DPT dan 454 TPS, yang melibatkan 1199 personil Polsek jajaran, Polres dan Backup Sat Brimob Den B Manggala Jucrion, dan instansi terkait.

Menerapkan 3 (tiga) pola pengamanan yaitu, Pola aman sebanyak 331 TPS, Pola rawan 1 sebanyak 116 TPS dan Pola rawan dua sebanyak 7 TPS.

Waka Polres juga memberikan pengarahan kepada para personil yang melakukan pengamanan di TPS dengan menekankan Tingkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa serta menohon Ridhonya, agar pemilihan penghulu serentak berjalan dengan aman, lancar dan sukses.

Kemudian para personil diminta agar melakukan pengenalan wilayah tugas dan laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dengan mengedepankan profesionalisme dan proporsionalitas, serta senantiasa bersikap tegas dan humanis.

Selain itu, personil juga harsu mengedepankan upaya deteksi dini, preentif dan preventif, serta fungsi opsnal dan Bhabinkantibmas bersama toga, tomas, toda, antisipasi kejadian sedini mungkin dan menghindari sikap arogan yang tidak mencerminkan sebagai prilaku polri.
 
Selanjutnya para personil diminta menjalin koordinasi dan kerjasama yang harmonis dengan linmas serta unsur lain, memegang teguh komitmen netralitas dan tingkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan yang akan terjadi dan laporkan hambatan serta kendala dilapangan kepada Kapolsek dan Pamatwil ditempat pelaksanaan pengaman.

Selama pelaksanaan apel pergeseran pasukan dilakukan sejak pukul. 09.30 wib hingga selesai, kegiatan berjalan lancar tertib, aman dan terkendali. (ars)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.