Home / Hukrim / LSM Minta Pemkab Kampar Hentikan Aksi Buka-Tutup Jembatan Kota Garo

LSM Minta Pemkab Kampar Hentikan Aksi Buka-Tutup Jembatan Kota Garo

LSM Minta Pemkab Kampar Hentikan Aksi Buka-Tutup Jembatan Kota Garo
raf/km
Jembatan Kota Garo

Kampar,Oketimes.com - Jembatan Sungai Tapung yang terletak di desa Kota Garo kecamatan Tapung Hilir kabupaten Kampar dalam kondisi memprihatinkan, pengguna jalan lintas Tapung-Kandis akan dialihkan ke jalan alternatif mulai Kamis (12/4/2018).

Adanya retakan di tengah jembatan Kota Garo yang merupakan akses penghubung jalan lintas Tapung-Kandis membuat pengguna jalan yang kerap melewati jembatan tersebut merasa kuatir akan bahayanya bagi para pengguna jalan terutama yang menggunakan kendaraan roda empat dan truk atau sejenisnya. 

Meskipun beberapa hari sebelumnya di beberapa akun Facebook warga desa Kota Garo pun sudah mulai memuat pemberitahuan akan kerusakan jembatan tersebut, dan menghimbau agar pengguna jalan berhati-hati saat menyeberangi jembatan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau sudah mengeluarkan surat permintaan penutupan sementara jembatan hingga adanya perbaikan yang ditujukan kepada Bupati Kampar.

Bahkan pada 11 April 2018, Dinas Perhubungan Provinsi Riau juga menyurati bupati prihal penutupan jalan/Jembatan Kota Garo dalam rangka menindak lanjuti surat kepala Dinas PUPR Provinsi Riau agar untuk sementara waktu jembatan Kota Garo ditutup secara fungsional (dilarang dilalui kendaraan) dan arus kendaraan dialihkan melalui jalur alternatif via-Pekanbaru sampai dengan pekerjaan perbaikan jembatan Kota Garo selesai dan dinyatakan fungsional kembali.

Namun berdasarkan informasi warga sekitar hingga siang Kamis(12/4) jembatan tersebut masih dilalui oleh beberapa kendaraan dengan sistem buka-tutup yang dilakukan oleh pemuda setempat.

Menyikapi dugaan aksi pungli dengan modus buka-tutup jembatan Kota Garo, aktifis LSM MRPB Indra Pahlawan mengharapkan Pemerintah Daerah untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap aksi buka-tutup jalan yang dilakukan oleh segelintir orang yang tidak bertanggung jawab, karena hal ini bisa menimbulkan korban jiwa.

"Perbuatan tersebut sangat berbahaya, segera hentikan aksi buka-tutup jalan itu, apalagi sudah ada imbauan serta surat dari Dinas PU dan Dinas Perhubungan untuk melakukan penutupan sementara akses jembatan Kota Garo, jadi jangan sampai tunggu ada korban dulu baru diambil tindakan dan saling menyalahkan semua pihak," ujar Indra. (Raf)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.