Home / Pemerintahan / Dinas Perkimtan Teken Mou Penanganan Kawasan Kumuh

Dinas Perkimtan Teken Mou Penanganan Kawasan Kumuh

Dinas Perkimtan Teken Mou Penanganan Kawasan Kumuh
JR
Kegiatan Memorandum Tahap ll Penyepakatan Bersama dan Rencana Aksi Penanganan Kawasan Kumuh di Duri (JR)

Duri, Oketimes.com - Dinas Perkimtan Kabupaten Bengkalis melakukan penandatanganan Mou Program Tahap II Penyepakatan Bersama dan Rencana Aksi Penanganan Kawasan Kumuh di Kabupaten Bengkalis Tahun 2017 di hotel Ingriani, Duri, Kamis 30 Nopember 2017.

Kegiatan tersebut dibuku oleh Rozali ST Satker Program Infrastruktur Perkotaan (PIP) PUPR Kebupaten Bengkalis.

Usai membuka kegiatan, Rozali mengatakan bahwa program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) merupakan upaya strategis Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP), Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam rangka meningkatkan peran masyarakat dan memperkuat peran Pemerintah Daerah (Pemda) dalam percepatan penanganan kawasan kumuh, mendukung "Gerakan 100-0-100" di Perkotaan pada tahun 2016-2020.

Untuk di wilayah Kabupaten Bengkalis program tersebut, sudah berjalan di beberapa wilayah Kecamatan. Seperti di Kecamatan Mandau, ada 3 kelurahan yang sudah menjalankan program Kotaku, diantaranya Kelurahan Balik Alam, Batang Serosa dan Kelurahan Duri Barat.

Ditambahkannya, untuk wilayah Kabupaten Bengkalis saat ini memiliki kawasan kumuh seluas 180,33 hektar tersebar di 11 kecamatan. Seluas 37 hektar lebih berada di wilayah Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan.

"Untuk menangani hal ini pemerintah secara bertahap melakukan  penanganan serius  melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).Untuk tahun ini tahun ini menangani 1,5 hektar di wilayah Kecamatan Mandau dari kawasan seluas  37,33 hektar," ungkap Rozali.

Dikatakan Rozali untuk program Kotaku harus didukung prilaku masyarakat. Selain membangun fisik, juga diminta kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, sehingga kawasan kumun semakin berkurang secara berangsur.

Rozali berharap melalui kegiatan ini, para peserta dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah kepada masyarakat dilapangan.

Selain itu, untuk Program Kotaku juga menggunakan sinergi kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemda dan pemangku kepentingan lainnya di kabupaten/kota, serta pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat, guna mempercepat penanganan kumuh perkotaan dan Gerakan 100-0-100 dalam rangka mewujudkan permukiman yang layak huni, produktif dan berkelanjutan.

Camat Mandau yang diwakili oleh Fitrianita Eka Putri menyampaikan sangat mendukung program Kotaku di wilayah Kecamatan Mandau. Mudah-mudahan setiap tahun kawasan kumuh semakin berkurang.

"Kepada masyarakat kita harapkan dapat meningkatkan kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya. Tanpa dukungan masyarakat mustahil program ini dapat berjalan dengan baik," harap Fitrianita.

Hadir dalam acara tersebut, PLt Camat Mandau diwakili Kasi Pelum Fitrianita Eka Putri, Ketua BKM Kelurahan, Lurah, Kades se Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan dan juga fasilitator keluarahan dan UPT terkait. (JR)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.