Home / Hukrim / Jumlah Pendaftar Membludak, Penerimaan Calon Siswa Polri TA 2018 Polresta Pekanbaru Ditutup

Jumlah Pendaftar Membludak, Penerimaan Calon Siswa Polri TA 2018 Polresta Pekanbaru Ditutup

Jumlah Pendaftar Membludak, Penerimaan Calon Siswa Polri TA 2018 Polresta Pekanbaru Ditutup
Humas Polresta Pekanbaru For Oketimes.com
Panitia Penerimaan Siswa Polri Tahun Anggaran 2018 Polresta Pekanbaru saat memberikan pengarahan kepada para peserta tentang cara memasukkan pendaftaran calon anggota Polri tahun 2018 di Mapolresta Pekanbaru, Kamis (12/4/2018) pagi.

Pekanbaru, Oketimes.com - Pendaftaran Siswa Polri Tahun Anggaran 2018 Polresta Pekanbaru, memasuki Kamis 12 April 2018, resmi ditutup.

Polri kembali membuka pendaftaran menjadi seorang anggota Polisi yang akan dididik menggunakan anggaran tahun 2018. Pendaftaran akan dibuka pada masing masing Polres/ta yang ada di Riau.

Animo masyarakat cukup tinggi untuk menjadi seorang polisi, hal tersebut sudah terasa sejak dibukanya pendaftaran. Hingga memasuki pada Kamis 12 April 2018 ini, jumlah peserta yang sudah memdaftar mencapai seribu orang lebih, baik itu untuk Akpol, Bintara dan Tantama.

Jumlah peserta yang mendaftar untuk mengikuti seleksi Akpol saja, berjumlah 108 orang, Bintara 777 orang, Tantama 48 orang. Seleksi akan dilakssnakan oleh panitia penerimaan dengan sistim gugur, apabila dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Seleksi ini tidak dipungut biaya, apabila dikemudian hari ada yang ketahuan menggunakan calo dan atau menyogok panitia dalam mengikuti tes ini akan dinyatakan gugur.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH mengatakan pihaknya memprsilahkan para peserta mendaftar dan mengikuti seleksi penerimaan Polri sesuai dengan ketentuan, dan diimbau untuk tidak menggunakan uang atau backing.

"Jangan ada yang menggunakan uang atau Backing. Seleksi penerimaan Polri ini tidak dipungut biaya, siapa saja bolehikut, asalkan memenuhi persyaratan untuk menjadi Polisi yang amanah dan baik," tegas Kapolresta.***

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.