Home / Hukrim / Jadi Tahanan KPK, Zumi Zola Pakai Rompi Orange

Jadi Tahanan KPK, Zumi Zola Pakai Rompi Orange

Jadi Tahanan KPK, Zumi Zola Pakai Rompi Orange
(Pikiran Rakyat)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya resmi sebagai tahanan dan memakai baju orange sebagai tahanan Gubernur Jambi, Zumi Zola, Senin (9/4/2018).

Jakarta, Oketimes.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya resmi sebagai tahanan dan memakai baju orange sebagai tahanan Gubernur Jambi, Zumi Zola, Senin (9/4/2018).

Zumi ditahan usai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi terkait proyek-proyek di lingkungan Pemprov Jambi.

Dilansir dari SP, mantan aktor sinetron itu terlihat keluar ruang pemeriksaan sekitar pukul 18.50 WIB, dengan mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye. Dia lebih memilih bungkam saat dikonfirmasi mengenai kasus korupsi yang menjeratnya sebagai tersangka.

Tanpa berkomentar apapun, Zumi menerobos awak media untuk masuk mobil tahanan yang menunggunya di pelataran Gedung KPK.

Jubir KPK, Febri Diansyah mengatakan, penahanan ini dilakukan untuk kepentingan penyidikan kasus yang menjerat Zumi Zola. Tim penyidik menahan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu di Rutan KPK di Jalan Rasuna Said Kavling C1. Setidaknya, Zumi Zola bakal mendekam di sel tahanan selama 20 hari pertama.

"ZZ (Zumi Zola) ditahan 20 hari pertama di Rutan cab KPK di kavling C-1," kata Febri.

Diketahui, KPK menetapkan Zumi Zola dan Plt Kadis PUPR Jambi, Arfan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi terkait sejumlah proyek di lingkungan Pemprov Jambi. Zumi Zola dan Arfan diduga menerima gratifikasi senilai sekitar Rp 6 miliar terkait proyek-proyek di lingkungan Pemprov Jambi.

Penetapan Zumi Zola sebagai tersangka ini merupakan pengembangan kasus dugaan suap pengesahan APBD Jambi tahun 2018. Zumi Zola diduga mengetahui adanya praktik suap yang telah menjerat Arfan, Plt Sekda Pemprov Jambi Erwan Malik, dan Asisten III Bidang Administrasi Pemprov Jambi Saipudin tersebut.

Bahkan, sebagian dari gratifikasi yang diterima Zumi Zola ini dipergunakan Arfan dan dua anak buah Zumi Zola lainnya itu untuk menyuap DPRD agar mengesahkan APBD Jambi.***

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.