Home / Hukrim / Diduga Korban Curat, Jasad Kakek 72 Tahun Ditemukan Bersimbah Darah di Rumahnya

Diduga Korban Curat, Jasad Kakek 72 Tahun Ditemukan Bersimbah Darah di Rumahnya

Diduga Korban Curat, Jasad Kakek 72 Tahun Ditemukan Bersimbah Darah di Rumahnya
Humas Polresta Pekanbaru For Oketimes.com
Tim Satreskrim Polresta Pekanbaru saat melakukan olah TKP di rumah korban Curat di Jalan Tanjung Datuk pada Minggu 08 April 2018 malam.

Pekanbaru, Oketimes.com - Diduga korban pencurian dan kekerasan (curat), seorang kakek warga keturanan Tionghoa ditemukan dalam keadaan tak bernyawa bersimbah darah di kediamannya, Minggu 08 April 2018 sekitar pukul 19.45 WIB malam.

Korban diketahui bernama Paulus Lawalata (72) warga Jalan Tanjung Datuk Kelurahan Pesisir Kecamatan Limapuluh Pekanbaru. Ia ditemukan meninggal dunia dalam keadaan bersimbah darah akibat luka robek di kepala yang diduga korban curat.   

Informasi yang dirangkum dari Polresta Pekanbaru, sebelum korban ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, keluarga korban bernisial YW yang merupakan sepupu perempuan korban, menghubugi Putri korban berinisial LV alias Lily (42) melalui ponselnya pada Minggu 08 April 2018, sekira pukul 19.45 Wib.

Dalam percakapan lewat ponselnya itu, YW yang juga tantenya LV itu, memberitahukan bahwa korban sudah beberapa jam tidak ada keluar dari rumah, ketika dihubungi juga tidak dapat dihubungi lewat ponselnya dan meminta putrinya tersebut mendatangi kediaman ayahnya tersebut.     

Begitu mendapat informasi dari tantenya tersebut, Putri korban pun bersama suaminya mendatangi rumah orang tuanya itu. Setibanya di rumah toko (ruko), keduanya mencoba memanggil-manggil korban, akan tetapi tidak ada jawaban dari dalam rumah.

Merasa curiga, putri korban bersama suaminya itu, mendobrak jendela ruko depan yang ditempati dengan dibantu teman korban untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di kediamanya ayahnya itu.      

Setelah berhasil didobrak dan dimasuki, alangkah terkejutnya keluarga korban yang menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia dan bersimbah darah yang keluar dari kepala korban akibat benturan benda keras. Saat diperiksa barang-barang korban, ternyata satu unit sepeda motor korban juga tidak ditemukan di rumah yang sehari-hari dipakai korban.

Setelah mengetahui kondisi korban dalam keadaan tewas dengan bersimbah darah di rumah korban, Putri korban beserta suami melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Pekanbaru, guna dilakukan proses pengembangan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolresta Pekanbaru KBP Susanto, SIK SH MH melalui Paur Humas Ipda Budhi Anda saat dikonfirmasikan Senin (9/4/2018) siang, membenarkan adanya peristiwa korban pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Jalan Tanjung Datuk  Pekanbaru pada Minggu 08 April 2018 sekitar pukul 19.45 WIB malam.     
"Ya benar memang ada laporan dari Putri korban yang melaporkan adanya korban pencurian yang disertai kekerasan yang dialami warga Jalan Tanjung Datuk pada minggu kemarin," ujar Ipda Budhi Anda.

Terkait hal ini lanjut Ipda Budhi Anda, tim Satreskrim Polresta Pekanbaru sudah melakukan olah TKP, guna dilakukan proses pengembangan dan penyelidikan untuk mengungkap pelaku curat tersebut. (ars)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.