Home / Hukrim / Hilang Melaut, Nelayan Pelangiran Inhil Ditemukan tak Bernyawa

Hilang Melaut, Nelayan Pelangiran Inhil Ditemukan tak Bernyawa

Hilang Melaut, Nelayan Pelangiran Inhil Ditemukan tak Bernyawa
Humas Polda Riau For oketimes.com
Tim SAR Gabungan Sat Polairud, Polsek Pelangiran bersama masyarakat dan keluarga korban, akhirnya berhasil menemukan jasad Salamudin Bin Heri Nurdin, korban nelayan yang hilang saat berlayar di Perairan Sungai Kateman Desa Hidayah Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Sabtu, 7 April 2018, sekira pukul 23.00 WIB.

Pelangiran, Oketimes.com - Tim SAR Gabungan Sat Polairud, Polsek Pelangiran bersama masyarakat dan keluarga korban, akhirnya berhasil menemukan jasad Salamudin Bin Heri Nurdin, korban nelayan yang hilang saat berlayar di Perairan Sungai Kateman Desa Hidayah Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Sabtu, 7 April 2018, sekira pukul 23.00 WIB.  

Usai menemukan jenazah korban, selanjutnya dilakukan Visum Et Revertum oleh Tim Medis dari Puskesmas Pelangiran yang dipimpin oleh Dr. Sekar Panggih Palupi. Dari hasil visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban.

Jenazah lalu diserahkan oleh Petugas Kepolisian kepada keluarga korban yang diterima langsung oleh orang tua korban Heri Nurdin, dan langsung dibawa ke rumah duka di Desa Parit IV Simbar, untuk segera dimakamkan.

Sebagaimana diketahui, korban Salamuddin Bin Heri Nurdin, warga Desa Parit IV Simbar Kecamatan Kateman, jatuh dan hilang, saat berlayar di tengah hujan lebat yang disertai petir di Perairan Sungai Kateman Desa Hidayah Kecamatan Pelangiran pada Jumat, (6/4/2018) sekira pukul 12.00 WIB.

Korban menghilang dari balik kemudi, sesaat setelah orang tuanyan laki-laki meminta koranHeri Nurdin pindah ke depan pompong, untuk berlindung dari terpaan hujan. Akan tetapi korban malah tidak kelihatan pada saat itu dan diduga terjatuh akibat derasnya badai saat itu.

Kabid Humas Polda Riau KBP Guntur Aryo Tejo SIK MM saat dikonfirmasikan Minggu (8/4/2018) siang, membenarkan adanya penemuan jasad nelayan yang ditemukan Tim SAR Gabungan Sat Polairud, Polsek Pelangiran bersama masyarakat dan keluarga korban pada Sabtu, 7 April 2018, sekira pukul 23.00 WIB.        

"Setelah Tim SAR gabungan Polairud Inhil melakukan visum, bahwa korban tidak ada luka serius dan dipastikan meninggal dalam keadaan tenggelam," terang Guntur.

Usai dilakukan visum dan tidak ada tanda-tanda kekerasan lanjut Guntur, korban langsung diserahkan kepada keluarga korban untuk dikebumikan. "Kita dapat informasi dari petugas kita, bahwa sudah diserahkan dan dikebumikan korban," pungkas Guntur. (ars)      

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.