Home / Pendidikan / November, Realisasi Fisik Non Fisik Bidang SMA Disdik Riau Capai 46,26 Persen

November, Realisasi Fisik Non Fisik Bidang SMA Disdik Riau Capai 46,26 Persen

November, Realisasi Fisik Non Fisik Bidang SMA Disdik Riau Capai 46,26 Persen
disediakan oketimes.com
Kharil Anwar, Kepala Bidang Pembinaan SMA Disdik Riau.

Pekanbaru, Oketimes.com - Memasuki pertengahan November 2017, realisasi rata-rata fisik dan non fisik pada pelaksanaan kegiatan di Bidang Pembinaan SMA Disdik Riau, mencapai 46,24 persen dari sebanyak 46 kegiatan yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan oleh pihak ketiga alias rekanan.

"Pada pertengan November 2017 ini, realisasi fisik dan non fisik yang sudah kita lakukan saat ini sudah mencapai 46,24 persen dari 46 kegiatan yang sedang berjalan," kata Kabid Pembinaan SMA Disdik Riau Khairil Anwar pada oketimes.com saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (24/11/17) sore.

Dijelaskan Khairil, kegiatan fisik dan non fisik yang sedang dilakukan tersebut, meliputi pembangunan 3 unit sekolah baru SMA, rehabilitasi sekolah, pembuatan paving blok sekolah, pagar dan bantuan peralatan sekolah yang tersebar di Kabupaten Kota di Riau.

"Seluruhnya ada 46 kegiatan yang sudah berjalan, dengan total anggaran kurang lebih 125 miliar lebih pasca dilakukan rasionalisasi atau pemotongan anggaran dari APBD Riau 2017 sekitar 50 persen," ulas Kharil.

Sedangkan untuk realisasi pencairan dana dari kegiatan tersebut, saat ini masih dibawah rata-rata 17,34 persen, yakni masih disekitaran Rp37 miliar dari total anggaran Rp125 miliar. "Artinya ada sekitar Rp88 miliar lebih yang masih belum bisa dicaikan lantaran masa pekerjaan rekanan masih berhjalan," tukasnya.

Ditanya, kapan batas pelaksanaan 46 kegiatan tersebut berakhir yang saat ini dikerjakan oleh rekanan? Kharil menjawab, bahwa rata-rata masa pekerjaan rekanan tersebut paling lambat diatas pada 25 Desember 2017 nanti.

"Kalau batas pelaksanaan kegiatan rekanan, kita targetkan pada 25 Desember seluruhnya sudah rampung. Kita berharap para rekanan dapat mengerjakan pekerjaan tersebit dalam batas dan ketentuan yang sudah kita lakukan sesuai kontrak," ujarnya.

Sementara itu, Kasi Sarpras dan Kelembagaan SMA Disdik Riau, Akmal SE juga menyebutkan bahwa pihaknya kini sedang melakukan pelaksanaan 23 kegiatan fisik dan non fisik yang terdiri dari pekerjaan pembuatan paving blok, rehabilitasi sekolah, pagar, dan perencanaan serta pengawasan pada pembangunan RKB yang masih dalam tahap pekerjaan rekanan saat ini.

"Kalau untuk realisasi bobot pekerjaannya saat ini sudah memasuki sekitar 70 persen dari 23 kegiatan yang sudah berjalan," papar Akmal pada oketimes.com saat ditemui di ruang kerjanya Juma sore.

Sedangkan untuk realisasi pencairan kegiatannya memasuki November 2017 ini lanjut Akmal, kini sudah memasuki kurang lebih 21 persen dari total anggaran Rp58 miliar pasca perubahan. "Artinya bobot pekerjaan sudah 71 persen, sedangkan keuangan baru sekitar 21 persen," terang Akmal.

Ditanya, kapan batas pekerjaan rekanan akan berakhir secara keseluruhan pasca kontrak kerja dilakukan sejak awal September 2017 lalu. Akmal menyebutkab bahwa batas rata-rata kontrak para rekanan akan berakhri pada 25-26 Desember 2017 nanti.

"Kalau rata-rata batas kontraknya semuanya diatas 25-26 Desember 2017 nanti sudah berakhir. Sedangkan untuk kontrak kecil (Penunjukan langsung_red) saat ini sebagian sudah ada yang 100 persen. Tapi kita yang patok adalah untuk rekanan yang sudah melakukan kontrak pasca lelang," paparnya. (ars)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.