Home / Hukrim / Diduga Pengedar Sabu, Polsek Koto Gasib Tangkap Warga Pekanbaru

Sita 6 Paket Sabu dan Uang Tunai Rp1,7 Juta

Diduga Pengedar Sabu, Polsek Koto Gasib Tangkap Warga Pekanbaru

Diduga Pengedar Sabu, Polsek Koto Gasib Tangkap Warga Pekanbaru
Humas Polres Siak For Oketimes.com
Tersangka Wil alias Ham (40) dan barang bukti sabu dan pendukung lainnya, saat dimanakan di Mapolsek Koto Gasib Siak, Riau, Jumat 30 Maret 2018.

Siak, Oketimes.com - Diduga pengedar sabu, Wil alias Ham (40) ditangkap tim Opnal Polsek Koto Gasib di Jalan RAPP Kampung Rantau Panjang Kecamatan Kota Gasib Kab Siak, Riau, Jumat 30 Maret 2018.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan 2 paket besar sabu senilai Rp700 ribu dan 3 paket kecil sabu senilai Rp200 ribu serta 1 paket kecil seharga Rp 100 ribu serta uang tunai senilai Rp1.700.000 yang diduga hasil penjualan sabu.    

Kapolres Siak AKP Barliansyah melalui Kapolsek Koto Gasib Ipda Iswandi mengatakan pelaku Wil alias Ham (40) diketahui warga Perumahan Palma Blok D 16 Kelurahan Sidomulyo Barat Kecamatan Tampan Pekanbaru. Ia ditangkap perugas setelah adanya laporan dari masyarakat setempat, bahwa pelaku sering melakukan transaksi narkoba jenis sabu.

Kemudian lanjut Ipda Iswandi, dirinya memerintakan Kanit Reskrim Polsek Koto Gasib untuk melakukan penyelidikan dan turun kelokasi yang dimaksud. Saat turun kelokasi, petugas menemukan tersangka dan dilakukan penggeledahan badan dan menemukan 6 paket sabu.   

"Setelah cukup bukti tindak pidana penyalagunaan narkoba jenis sabu yang dilakukan pelaku, petugas kita langsung menggiring pelaku ke Markas kita, guna dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut," pungkas Kapolsek Koto Gasib menjelaskan. (man)   

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.