Home / Peristiwa / Terlibat Baku Tembak, Dua Warga Meksiko Tewas saat Prosesi Paskah

Terlibat Baku Tembak, Dua Warga Meksiko Tewas saat Prosesi Paskah

Terlibat Baku Tembak, Dua Warga Meksiko Tewas saat Prosesi Paskah
(Antara )
Ilustrasi, Penembakan.

Acapulco, Oketimes.com - Puluhan penganut Katolik Roma berpakaian seperti orang Romawi kuno dan tokoh Alkitab panik melarikan diri pada prosesi Jumat Agung, Jumat waktu setempat atau Sabtu WIB (31/3/2018) di kota resor Meksiko, Acapulco, setelah terdengar tembakan dari perampok.

Salah satu perampok tewas akibat serangan jantung selama baku tembak dengan polisi, sementara seorang perampok lainnya tersebut melarikan diri. Berdasarkan laporan, tidak ada warga sipil yang terluka. Demikian diungkapkan pemerintah Guerrero, salah satu negara bagian di Meksiko.

Seperti diberitan Reuters, tingkat pembunuhan di Acapulco dan resor Los Cabos yang populer di wilayah utara meningkat dalam beberapa tahun terakhir saat Meksiko memerangi kejahatan narkoba.

Meksiko mencatat rekor pembunuhan pada tahun lalu, menodai reputasi Partai Revolusioner Institusional (PRI) penguasa yang calon presidennya, Jose Antonio Meade, menempati nomor urut ketiga dalam jajak pendapat untuk memenangkan Pemilu 1 Juli.

Meade dan tokoh sayap kiri Andres Manuel Lopez Obrador, yang menempati urutan pertama dalam jajak pendapat, akan memulai kampanye mereka pada Minggu.

Di Acapulco pada Jumat, sebuah video yang diverifikasi Reuters menunjukkan para saksi mata yang baru mengakhiri penyaliban Yesus Kristus berlarian.

Baku tembak menggangu prosesi Jumat Agung di kota utara Reynosa yang penuh kekerasan dan menyebabkan satu orang tewas, demikian laporan media setempat.

Menurut sebuah video yang ditayangkan di televisi, puluhan pemuka agama berlarian ke trotoar di pinggir jalan meneriakkan "Larilah ke lapangan!" setelah bunyi tembakan membubarkan nyanyian paduan suara.***

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.