Home / Citizen Journalism / Serangan Ular Piton Tidak Kenal Ampun, Telan Kalong yang Tidur di Pohon

Viral

Serangan Ular Piton Tidak Kenal Ampun, Telan Kalong yang Tidur di Pohon

Serangan Ular Piton Tidak Kenal Ampun, Telan Kalong yang Tidur di Pohon
(FB:Tony Morrison)
Duel ular piton dengan Kalong yang viral di media sosial.

Oketimes.com - Duel antara seekor ular piton karpet melawan kalong bernama flying fox dalam sebuah video terlihat sangat sengit. Si piton karpet berukuran raksasa itu, mencoba menelan secara utuh kelelawar yang ukurannya tak kalah besar.

Flying Fox atau bernama ilmiah Pteropus vampyrus merupakan salah satu spesies kelelawar terbesar. Di Indonesia, hewan monster ini dikenal dengan sebagai Kalong atau Codot.

Kalong bisa tumbuh hingga memiliki bobot lebih dari satu kilogram. Sementara bentangan sayapnya bisa mencapai 1,7 sampai 2 meter.

Video itu berhasil direkam di Brisbane, Australia. Dalam video itu, si ular membelit tubuh kelelawar dalam posisi menggantung saat tidur siang.

Ular itu mengandalkan lilitan ekornya pada dahan pohon. Sementara bagian atas tubuhnya melilit badan si kalong.

Selama setengah jam, kelelawar raksasa itu tampak tak bisa bergerak sama sekali. Gerakannya benar-benar terbatasi jeratan si ular.

Ular piton membelit dengan seluruh tubuhnya. Sementara sang kelelawar mengapit tubuh ular itu dengan sayapnya yang lebar.

Untungnya, ular piton itu akhirnya menyerah dan melepaskan mangsanya hingga jatuh ke tanah.

Video itu direkam oleh pawang ular bernama Tony Morrison. Dia mengunggah video itu di akun Facebooknya yang menjadi viral di dunia medsos.

"Ular itu tidak bisa mengatasi sayap kelelawar dan memutuskan menyerah. Benar-benar menyerah setelah setengah jam mereka gulat, ular itu akhirnya melepaskan kelelawar tersebut," jelas Morrison kepada Mail Online.

Morrison menambahkan piton karpet sering ditemukan di area Brisbane. Tapi ular jenis ini bukan ancaman bagi manusia.

"Kami akhirnya memindahkan ular itu ke semak belukar, karena di daerah ini anak-anak menyeberang untuk sampai ke sekolah," lanjut Morrison.

Piton karpet sering ditemukan di pepohonan dan semak belukar. Mereka juga bergerak di area terbuka, seperti di atas tanah di hutan atau di permukaan batu.

Ukuran panjang rata-rata piton karpet dewasa mencapai 2 meter. Meski begitu, reptil ini bisa tumbuh hingga hampir 4 meter.***

Sumber : cdns.klimg.com/dream.co.id

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.