Home / Sport / Atlet Riau Sabet Medali Emas Kejurnas Wushu 2018 di Jogjakarta

Atlet Riau Sabet Medali Emas Kejurnas Wushu 2018 di Jogjakarta

Atlet Riau Sabet Medali Emas Kejurnas Wushu 2018 di Jogjakarta
Ist
Juliandy meraih medali emas pertama Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu Junior dan Senior Piala Bergilir dan Piala Raja Hamengku Buwono X 2018 yang berlangsung di Jogjakarta, Jumat (30/03/2018).

Jogjakarta, Oketimes.com - Juliandy meraih medali emas pertama Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu Junior dan Senior Piala Bergilir dan Piala Raja Hamengku Buwono X 2018 yang berlangsung di Jogjakarta, Jumat (30/03/2018).

Atlet wushu Riau dari Sasana SMA/SMP Darma Yudha Pekanbaru menggaet medali emas di nomor  Wushu Taolu, Nandao Junior A dengan nilai 9,35. Juliandy berpeluang menambah medali karena dia masih akan bertanding di nomor Taolu Nanquan dan Nangun.

Kontingen Riau untuk sementara juga mendapatkan medali perunggu melalui pewushu Valeryan Tan yang turun di nomor Wushu Taolu Nanquan Junior B dengan raihan 8,66 point.

Ketua Kontingen Wushu Indonesia (WI) Riau Juhao mengaku bangga atas prestasi yang diraih yang telah diraih anak anak asuhnya. Dia barharap target 2 emas di Kejurnas yang berlangsung 28 Maret hingga 3 April 2018 bakal tercapai.

Apalagi Ahmad Satrio yang turun di nomor Wushu Sanda (tarung) juga membuka peluang untuk meraih medali setelah lolos ke babak 16 besar. Di Kejurnas Wushu ini, Kontingen WI Riau menurunkan 34 atlet atlet terbaik yang terdiri dari  20 putra dan 14 putri. Para atlet wushu Riau ini turun di nomor Sanda (tarung) dan Taolu (seni jurus).***

1 Komentar

  1. avatar
    Saroli Halawa 12 November 2017, 20:46
    Polisi harus lebih hati2. Ingat mereka bisa membakar pos2 polisi., bisa menabrak polisi di jalan dengan mobil, bisa meracun polisi, dll.
    Balas

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.