Home / Hukrim / Mahkamah Agung Putuskan Suparman Jalani Hukuman 4,5 Tahun Penjara

Dugaan Suap APBD Riau

Mahkamah Agung Putuskan Suparman Jalani Hukuman 4,5 Tahun Penjara

Keduanya Denda Rp 200 Juta

Mahkamah Agung Putuskan Suparman Jalani Hukuman 4,5 Tahun Penjara
int
Suparman (kanan) dan Johar Firdaus (Kiri) saat menjalani sidang vonis di Pengadilan Tipikor Pekanbaru belum lama ini.

Pekanbaru, Oketimes.com - Situs resmi Mahkamah Agung (MA) menayangkan rilis putusan Kasasi kasus korupsi dua mantan Ketua DPRD Riau, yang sempat lolos dari jeratan hukum yakni Johar Firdaus dan Suparman.

Situs resmi Mahkamah Agung (MA) menayangkan rilis putusan Kasasi kasus korupsi dua mantan Ketua DPRD Riau, Johar Firdaus dan Suparman, Dari hasil sidang Rabu (8/11/2017).

Dilansir dari situs Kepaniteraan MA itu, disebutkan bahwa Majelis Hakim Kasasi yang diketuai M.S Lumme, dengan anggota Krisna Harahap dan Artidjo Alkostar, mengabulkan kasasi yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU) KPK untuk terpidana Suparman.

Dalam rilis yang dimunculkan di situs MA dengan nomor register : 2233K/ PID.SUS/2017, Status : Putus 08 Nov. 2017, tidak dilengkapi penjelasan mengenai vonis untuk Suparman.

Sedangkan untuk terpidana Johar Firdaus, justru kasasinya ditolak. Dalam sidang itu, kasasi JPU berupa perbaikan juga ditolak. Artinya, hukuman terhadap mantan Ketua DPRD Riau Johar Firdaus kembali pada putusan tingkat banding di Pengadilan Tinggi (PT) Riau.

Berdasarkan petikan putusan PT Riau yang diketuai majelis hakim Jarasmen Purba. Johar Firdaus dihukum 4 tahun 6 bulan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan tanpa mencabut hak politik.

Sementara untuk Suparman yang kini Bupati Rokan Hulu itu, Mahkamah Agung mengabulkan permohonan kasasi yang diajukan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jika tidak ada perobahan dari tuntutan JPU pada sidang tipikor tahap I (satu), maka Suparman divonis hukuman 4 tahun 6 bulan atau 4,5 tahun dituntut membayar denda Rp200 juta atau subsider 3 bulan kurungan serta dicabut hak politiknya.

Majelis hakim pada tingkat kasasi menilai Suparman terbukti menerima uang atau hadiah dari tersangka mantan Gubernur Riau, Annas Maamun. Pasal 12 huruf a Undang-undang (UU) RI Nomor 31 Tahun 2009 Tentang Tindak Pidana Korupsi.

Seperti diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan upaya hukum kasasi atas putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pekanbaru yang membebaskan Suparman.

Perkara yang melibatkan Suparman adalah pengembangan dalam sejumlah kasus lainnya. Dimana sejak tahun 2015 lalu, KPK telah memproses hukum tersangka dan terdakwa lain yang kini telah berkekuatan hukum tetap.

Dalam beberapa putusan sebelumnya, majelis hakim yakin ada perbuatan bersama-sama yang salah satunya melibatkan Suparman.

Namun saat diadili, Suparman dinyatakan tidak terbukti menerima uang atau hadiah dari tersangka lain, yakni mantan Gubernur Riau, Annas Maamun.

Sedangka Johar Firdaus hingga saat ini sudah menjalani masa hukuman sekitar 18 bulan, terhitung sejak menjalani penahanan sebagai tersangka KPK, mulai 7 Juni 2016 tahun lalu. Sementara Suparman akan kembali di tahan.

Terkait hal ini Bupati Rohul Suparman sejak kemarin dan kini belum berhasil dihubungi untuk konfirmasi tanggapannya, atas putusan MA itu. Saat dikontak lewat ponselnya sedang tidak aktik dan pesan pendek yang dikirim juga belum berbalas hingga berita ini dimuat. (ars)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.