Home / Hukrim / Hari Ke-6 Ops Zebra, 2017 Polda Catat 5.355 Pelanggaran

Hari Ke-6 Ops Zebra, 2017 Polda Catat 5.355 Pelanggaran

Hari Ke-6 Ops Zebra, 2017 Polda Catat 5.355 Pelanggaran
Ist
Seorang polisi wanita memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan dalam Operasi Zebra 2017 di Jalan Raya.

Pekanbaru, Oketimes.com - Polda Riau merilis hasil enam hari pelaksanaan Operasi Zebra Siak 2017 dan perbandingan kasus pelanggaran lalu lintas antara tahun 2016 hingga per 6 November 2017 dari seluruh jajaran Ditlantas Polda Riau, Selasa (7/11/2017).

Data yang dirangkum dari Bid Humas Polda Riau, angka pelanggaran selama enam hari dari tahun 2016 lalu menurun. Berikut perbandingan kasus pelanggaran lalu lintas Operasi Zebra Siak 2017.

Dalam kasus Pelanggaran lalu lintas di wilayah Ditlantas Polda Riau, terdapat tilang Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 2.807 kasus, sedangkan untuk Ops Zebra Siak 2017 pelanggaran tilang sebanyak 5.355 kasus dan mengalami kenaikan trend 2.548 atau sekitar 91 persen.

Kedua dalan surat teguran Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 1.179 kasus, sedangkan untuk Ops Zebra Siak 2017 sebanyak 507 kasus. Trend menurun dari 672 teguran atau sekeitar 57 persen.

Keseluruhan total dalam jumlah Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 3.986, sedangkan Ops Zebra Siak 2017 per tanggal 6 November sebanyak 5.863 mengalami kenaik sekitar 1.876 atau 47 persen.

Sebagai perbandingan kendaraan yang terlibat pelanggaran lalu lintas di jajaran Ditlantas Polda Riau, terdapat sepeda motor dalam Ops Zebra Siak tahun 2016 sebanyak 2.101, sedangkan Ops Zebra Siak 2017 sebanyak 4.034 mengalami kenaikan sekitar 1.933 atau 92 persen.

Untuk pelanggaran mobil penumpang, Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 233, sedangkan Ops Zebra Siak 2017 sebanyak 587 mengalami kenaikan sekitar 354 atau 152 persen.

Untuk Mobil Bus, Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 28, sedangkan Ops Zebra Siak 2017 sebanyak 42 bus dan mengalami kenaikan sekitar 14 atau 50 persen.

Untuk katagori mobil barang, Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 437, sedangkan Ops Zebra Siak 2017 sebanyak 689 mengalami kenaikan sekitar 252 mobil barang atau sekitar 58 persen.

Selanjutnya, untuk kendaraan khusus, Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 8, sedangkan Ops Zebra Siak 2017 sebanyak 3 mengalami penurunan 3 atau sekitar 63 persen.

Adapun jumlah Ops Zebra tahun 2016, sebanyak 2.807 kasus, Ops Zebra Siak 2017 sebanyak 5.355 dan mengalami kenaikan sekitar 2.548 kasus atau 91 persen.

Selanjutnya, untuk perbandingan profesi pelanggaran lalu lintas

Untuk pelanggaran kendaraan bagi PNS, Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 58, sedangkan Ops Zebra Siak 2017 sebanyak 184 pelanggaran naik 126 kasus atau 217 persen.

Sedangkan Karyawan/ swasta, Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 2.048, sedangkan Ops Zebra Siak 2017 sebanyak 3.380 kasus naik naik sekitar 1.332 atau 62 persen.

Untuk kalangan Mahasiswa/ pelajar, Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 369, sedangkan Ops Zebra Siak 2017 sebanyak 1.049, mengalami kenaikan sekitar 680 atau 184 persen.

Untuk dikalangan Pengemudi, Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 217, sedangkan Ops Zebra Siak 2017 sebanyak 387 dan mengalami kenaikan sekitar 170 pelanggaran atau 78 persen.

Bagi kalangangan TNI, Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 14, sedangkan Ops Zebra Siak 2017 sebanyak 1 dan terjadi penurunan 13 atau 93 persen.

Untuk dikalangan Polri, Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 9, sedangkan Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 2 dan mengalami penurunan 7 pelanggaran atau setara 78 persen.

Dalam kata gori lain - lain, Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 92, sedangkan Ops Zebra Siak 2017 sebanyak 352 dan mengalami kenaikan sekitar 260 atau setara 283 persen.

Jumlah Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 2.807 kasus, sedangka Ops Zebra Siak 2017 sebanyak 5.355 kasus. Trend naik 2.548 kasus. 91%.

D. Perbandingan kecelakaan lalu lintas

1. Jumlah Kejadian, Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 8, sedangkan Ops Zebra Siak 2017 sebanyak 3. Trend turun 5. -63%.

2. Meninggal Dunia, Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 4, sedangkan Ops Zebra Siak 2017 sebanyak 2. Trend turun 2. -50 %.

3. Korban Luka Berat, Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 6, sedangkan Ops Zebra Siak 2017 sebanyak 0. Trend turun 6. -100%.

4. Korban Luka Ringan, Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 9, sedangka Ops Zebra Siak 2017 sebanyaj 1. Trend turun 8. -89%.

5. Kerugian Materil, Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 52,8 Juta, sedangkan Ops Zebra Siak 2017 sebanyak 5,5 Juta. Trend turun 47,3 Juta. -90%.

E. Perbandingan jenis kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas

1. Sepeda Motor, Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 7, sedangka Ops Zebra Siak 2017 sebanyak 3. Trend turun 4. -57%.

2. Mobil Penumpang, Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 6, sedangkan Ops Zebra Siak 2017 sebanyak -. Trend turun 5. -83%.

3. Mobil Bus, Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 0, sedangkan Ops Zebra Siak 2017 sebanyak 0. Trend 0. 0%.

4. Mobil Barang, Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 3, sedangkan Ops Zebra Siak 217 sebanyak 2. Trend turun 1.-33%.

Jumlah Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 16 kasus, sedangka Ops Zebra Siak 2017 sebanyak 6. Trend turun 10.-63%.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo mengatakan, Operasi Zebra masih berlangsung di seluruh jajaran Polda Riau.

"Kita berharap melalui Operasi Zebra ini dapat menurunkan angka pelanggaran lalu lintas. Sehingga angka kecelakaan lalu lintas juga akan ikut menurun," ungkap Guntur.

Dia mengimbau masyarakat khususnya di Riau untuk lebih tertib berlalu lintas, menuju Indonesia satu tertib berlalu lintas.

Untuk diketahui, Operasi Zebra akan berlangsung hingga 14 November tahun ini.***

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.