Home / Citizen Journalism / Viral Hewan Spisies Aneh Muncul di Rumah Warga Kebumen

Viral Hewan Spisies Aneh Muncul di Rumah Warga Kebumen

Viral Hewan Spisies Aneh Muncul di Rumah Warga Kebumen
(FB: Gandik)
Oketimes.com - Seekor hewan spsies yang bentuknya tidak biasa muncul di salah satu rumah warga di Kebumen, Jawa Tengah. Hewan yang menyerupai serangga ini sempat membuat geger netizen setelah pemilik rumah, Gandik, menggunggah foto dan videonya ke media sosial Facebook.

Gandik mengatakan hewan tersebut adalah Creatonotos gangis. Biasa disebut di kampungnya sebagai hewan ngengat.

"Itu Creatonotos gangis atau biasa disebut ngengat," kata Gandik pada awak media dalam laporan kumparan.com, Sabtu (21/10/2017).

Serangga tersebut mirip kupu-kupu, memiliki sayap. Bagian badannya berwarna oranye dan ada 4 'kaki' di bagian ekornya. "Ukuran tepatnya saya nggak tahu, tapi kecil sejari kelingking orang dewasa," ucap Gandik.

Menurut Gandik, serangga aneh itu muncul di rumahnya pada Kamis (19/10/2017) malam sekitar 19.00 WIB. Dia mengaku baru pertama kali melihat jenis serangka itu. "Ini baru pertama kali saya liat serangga bagian tubuhnya yang unik kayak gini," katanya.

Gandik lalu mengabadikan penampakan hewan tersebut. Dia tidak memberi tahu keluarganya karena khawatir ramai. Setelah difoto, serangga itu dilepaskan.

"Saya lepas liarkan. Kebetulan saya juga suka dan sedikit tahu tentang serangga. Saya anggap juga hal yang biasa," ucapnya.

Awalnya Gandik tak menyangka bila unggahannya akan viral dan membuat heboh netizen. Dia hanya ingin berbagi pengetahuan kepada orang-orang.

"Tujuan saya mengunggah ke Facebook supaya orang-orang pada tahu buat pengetahuan. Tapi ternyata banyak yang penasaran, media luar juga banyak yang tanya ke saya tentang binatang itu, ada yang dari Taiwan dan ViralHog Asia juga," katanya.

Dikutip dari wikipedia Creatonotos gangis adalah salah spesies dari subfamili ngengat arctiine yang ditemukan di Asia Tenggara dan Australia. Hal itu dijelaskan oleh Carl Linnaeus dalam bukunya, Centuria Insectorum tahun 1763.

Creatonotos gangis yang sudah dewasa biasa mensekresikan feromon hidroksydanaidal untuk menarik pasangan. Feromon itu dihasilkan dari 'kaki-kaki' panjang yang disebut coremata atau organ aroma.

Besarnya coremata tergantung dari diet yang dilakukan oleh Creatonotos gangis itu sendiri. Coremata bisa tumbuh besar atau tidak tumbuh sama sekali dan tidak menimbulkan aroma.

Dihubungi kumparan, peneliti serangga LIPI Rosichon Ubaidillah mengatakan tidak aneh bila Creatonotos gangis ditemukan di Indonesia, karena penyebarannya dari Cina hingga Australia.

"Mestinya spesies gengis ada di Indonesia karena penyebarannya mulai dari India, Cina selatan hingga Australia," jelas Rosichon.

Rosichon mengungkapkan hewan jenis cukup menarik, khusunya bagi pejantan. "Jenis ini menarik karena jantannya memiliki sejenis bulu di ujung abdomennya disebut Coremata," ucapnya.***

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.